 | BELAJAR DARI SOSOK HAMKA | Mar 14, 2008 |
Inilah salah satu tokoh Indonesia yang langka. Kok langka ? pasalnya tokoh yang satu ini kompleks, seandainya masih hidup, pasti diajak ngomong apa aja nyambung. BUYA HAMKA adalah potret ulama kharismatik, politisi sejati dan pujangga terkemuka yang memilih berkiprah dalam perjuangan pembentukan karakter umat dan bangsa. HAMKA dilahirkan di Maninjau, Sumatra Barat 16 Februari 1908. Ayahnya yang bernama H. Abdul Karim Amrullah, seorang tokoh gerakan islam kaum muda Minangkabau. Setelah menunaikan ibadah haji, gelar religius itu disimpan didepan nama aslinya. Jadilah ia bernama HAMKA ( Haji Abdul Malik Karim Amrullah ). Sejak muda HAMKA dikenal sebagai seorang pengelana. Bahkan ayahnya memberikan gelar Si Bujang Jauh. Pada usia 16 tahun dia merantau ke jawa untuk menimba ilmu tentang gerakan islam modern kepada HOS Tjokroaminoto, Ki Bagus Hadi Kusumo, RM Soerjopranoto, dan KH Fakhrudin. Saat itu HAMKA mengikuti berbagai diskusi dan training pergerakan Islam di Abdi Dharmo Pakualaman Yogyakarta. Buya Hamka bukan sosok ulama istana, beliau adalah ulama pejuang yang berhasil menjadi peletak dasar kebangkitan komunitas islam modern atau kaum gedongan di ibu kota lewat icon Al Azhar yang pada akhirnya berhasil pula melebarkan sayap sebagai lembaga pendidikan modernis dan agamis. Sebagai politisi Buya Hamka patut menjadi teladan, pandangan dan keyakinannya senantiasa lurus – lurus saja pemperjuangkan aspirasi ummat, beliau bersama tokoh – tokoh Masyumi adalah pejuang Islam yang gigih dalam mengajukan konsep – konsep islam secara ilmiah dan argumentatif. Selain itu dia juga konsisten dalam memegang teguh aturan main secara konstitusional. Ketika perjuangan melalui jalur politik terganjal, Hamka dan tokoh Maysumi memilih hijrah dengan menempuh jalur dakwah di masyarakat, masjid, pesantren, dan perguruan tinggi. Karena sesungguhnya dakwah adalah laksana air yang mengalir, tidak boleh berhenti, dan tidak bisa dibendung. Sikap istiqomah menjadi garda terdepan walau harus menghadapi tangan – tangan besi kekuasaan yang terbukti berhasil mejebloskannya ke penjara. Penjara badaniah tak sekalipun kuasa memenjarakan kebesaran jiwa seorang Hamka yang tetap merdeka, sejarah pula yang akhirnya mencatat bahwa dari dalam penjara lahir karya terbesar Buya Hamka yang membuatnya dikenal hingga ke mancanegara , Tafsir Al Azhar adalah satu – satunya tafsir Alquran yang ditulis ulama melayu dengan gaya bahasa yang khas dan mudah di cerna. Tak hanya itu hasil karyanya, beberapa novelnya seperti Dibawah naungan Ka’bah, Tenggelamnya Kapal van Der Wickj, Meranatu ke Deli dan banyak lagi karya beliau yang tidak hanya di publikasikan oleh penerbit nasional sekelas Balai Pustaka dan Pustaka Bulan Bintang melainkan juga diterbitkan di beberapa Negara asia tenggara. Sikap istiqomah yang dicontohkan Buya Hamka bisa menjadi inspirasi bagi kita, beliau bukan alumni perguruan tinggi manapun namun banyak sekali kalangan yang menuliskan didepan namanya gelar atau title Prof Dr, namun siapa yang tak menyangka jika seorang yang pada awalnya belajar secara otodidak belakangan justru banyak diberikan gelar doctor Honoris causa oleh banyak universitas terkemuka. Berikut ini petikan puisi yang dituliskannya secara khusus untuk M. Nastir, puisi ditulis pada tanggal 13 November 1957 setelah mendengar uraian pidato M. Nastir yang dengan tegas menawarkan kepada siding konstituante agar menjadikan islam sebagai dasar Negara RI. Kepada saudaraku M. Nastir Meskipun bersilang keris di leher Berkilat pedang di depan matamu Namun yang benar kau sebut juga benar Cita Muhammad biarlah lahir Bongkar apinya sampai bertemu Hidangkan diatas persada Nusa Jibril berdiri sebelah kananmu Mikail berdiri sebelah kiri Lindungan Ilahi memberimu tenaga Suka dan duka kita hadapi Suaramu wahai Nastir , suara kaummu Kemana lagi, Nastir kemana kita lagi, ini berjuta kawan sepaham, hidup dan mati bersama – sama Untuk menuntut Ridho ilahi dan akupun masukkan dalam daftarmu … Jalan istiqomah yang dilalui dalam setiap jejak pergerakan dan perjuangan Buya Hamka untuk memajukan kaumnya merupakan rintisan yang seharusnya bisa diteruskan dari generasi ke generasi . (review oleh Badrut Tamam Gaffas )   | Poto Kegiatan | Apr 16, 2008 |
OUTBOUND TRAINING PEMBINAAN MENTAL PEMUDA KAWENGEN 19 Photos
Outbound Training Pelajar Liburan Sekolah 1 Photo
KEGIATAN TRAINING JURNALISTIK SMA/M DAN MA SE-KAB. SEMARANG 3 Photos, 1 comment
|
 |  | Artikel | Nov 15, 2008 |
Saudaraku, kita semua pernah mengalami penyesalan dari kesalahan yang sudah kita perbuat. Selanjutnya apa yang bisa membuat diri kita termotivasi untuk memperbaiki segala kesalahan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menjadi pribadi... more  | Salam Iqro | |
 | IQC Ungaran mau ada agenda apa lagi, nih? Sepertinya sudah tak terdengar gaungnya... |
 | Launching IQRO CLUB UNGARAN 2010 DAN ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING "Management of Sucess" Alhamdulillah dan luar biasa akhirnya pada hari Sabtu, 16 Januari 2010 bertempat di UPTD Kecamatan. Bergas, IQRO CLUB Ungaran telah berhasil menyelenggarakan "Launching IQRO CLUB UNGARAN" dan Achevement Motivation Training" yang disampaikan oleh Bapak Yana Sukmaya, ST dari OASE Semarang. Acara yang didedikasikan bagi pelajar ini dihadiri oleh 40 siswa-siswi bersemangat SMP dan SMA/K beserta guru pendamping dari wilayah Ungaran, Bergas dan Bawen. Dengan penuh semangat panitia dan peserta memulai acara dari pukul 08.00 sampai 11.30 WIB dengan satu tujuan, "Perbaikan". Ya, seperti telah disampaikan ketua panitia, Nurul Hidayatullah, S.Pd. bahwa pelajar, pemuda saat ini adalah pemimpin masa depan, maka dengan ini IQRO CLUB UNGARAN memberikan perhatian khusus bagi perbaikan pelajar dan pemuda. Acara ini adalah titik tolak gerak langkah IQRO CLUB UNGARAN , Lembaga Swadaya Masyarakat yang concern pada pembinaan pemuda dan pelajar di awal tahun 2010 ini. Maka arah selanjutnya Divisi Training, Divisi Edukasi, Divisi Edutainment siap untuk melanjutkan agenda-agenda selanjutnya. Satu kata untuk IQRO "BISA!". (vt)
|
 | Pertama kali mengayuh sepeda memang sulit, tapi kalau roda sudah berputar, penatpun tak terasa...terus menerobos angin... Nah, selamat bersepeda IQRO-ers (^_^) -sausan "ra3" nabila- |
 | Assalamu 'alaikum wr wb Jazzakumullohu khoiron katsiro atas dakwahnya lewat Blog Internet .Kembangkan terus kegiatan-kegiatan keIslaman dan jangan lupa sebarkan lewat Internet sehingga bisa sebagai sarana Ukuwah Islamiyah.Mari kita bergandengan tangan untuk menegakkan Agama Alloh sehingga Agama Islam menjadi Rohmatan lil 'alamin.Semoga Alloh memberi kekuatan kepada kita Amien. Wassalamu 'alaikum wr wb wadiyo abu azzam bp.wadiyo@gmail.com http://dakwah.blogdetik.com/ |
 | Salam kenal Salam Ukhuwah Semoga selalu dalam Keberkahan mau Silaturahim saja,...sambil nanya : Bagaimana Pendapatnya, Mengapa banyak yang Suka BerQurban di Masjid Terdekat, terutama Di Perkotaan, sehingga Jumlah Kambing serta Sapi banyak Sekali, sampai Mubadzir, Sementara Banyak Daerah yang Satu Masjid hanya Satu Kambing atau tidak ada sama sekali Kambing Qurbannya Bagaimana kalau Penyaluran ke Daerah Minus, Miskin dan Tidak Mampu ? Sehingga dapat menjadi Qurban yang bermanfaat dan YANG TEPAT SASARAN Terimakasih atas saran dan Pendapatnya http://www.pondokqurban.multiply.comSantri Pondok Yatim http://www.pondokyatim.net |
 | salam, Iqro... seneng bisa ketemu lagi, dulu sempet kesana waktu moderatorin acaranya iqro yg ngundang reza syarif dan gondez. Sukses selalu ya! |
 | Emangnya sumur jurang banjir apa kok macet...oh iya lagi banyak orang jualan duren ya.... |
 | Waalaykumsalam,, kunjungan balik :)
Jazakumullah,, moga bisa saling belajar :) |
 | waalikum salam warrhmatullah... kunjungan balik nih |
 | Asslmkm. Boleh usul gak? Profil untuk buletin Iqro, sy nyaranin seseorang, namanya Annisa. Dia wakil ketua Rohis SMA 1, n pernah menang olimpiade biologi. Mau nggak? Hehehe... Kapan2 bedah film, dong, Laskar Pelangi, misalnya. |
 | alhamdulillah senang sekali iqro ungaran makin ok. ttp istiqomah. gambatte....!!!!! boleh kirim2 artikel atau atau profil seseorang ke mp ini......? kangen e..... |
 | Wa'alaikumussalam warahmatullah.
Nggak marah, kok. Kalaupun marah, cuma gara2 telat bacanya. Hehehe... just kidding.
Yah, paling malu aja. Itu prestasi dah lama banget, nggak keren banget, dan sepanjang SMA ini juga belum dapet piala apa2.
Pas bagiin buletin itu ke temen2 sekolah dan Rohis, takutnya dikira narsis, gitu. Trus beneran ada salah satu yang lihat profilku, maluuuu banget.
GUBRAX!!!
Yo'i, kalo ketemu temen2, tak "paksa" liat ni MP, biar laris. Biasanya temen2 pada ngenet gratis kok, di sekolah, paling nggak seminggu sekali. |
 | Asslm. Buat redaksi buletin Iqro'... Sy cm mau pesen: Lain kali kalo mau pasang profil orang, ijin orangnya dulu, ya. Coz biar kalo ada kesalahan orangnya bisa meralat. Jangan kayak kemarin, masang profilku tapi aku baca buletinnya sendiri juga belum ada seminggu (habis, katanya). Ntar kalo orangnya malu, atau gimana... gitu, kan kasihan./ |
 | salam ukhuwah buat teman-teman iqro ungaran boleh mampir ke mp Iqro pesanggrahan |
 | assalamu'alaikum... salam ukhuwah :) |
 | To pengurus Iqro Club ungaran "Tidak boleh ada 2 matahari walau bulan pudar cahayanya tidak boleh tercabut iman dalam sanubari walau nyawa menjadi taruhannya" Ust. ismeidas (Dai Sejuta Pelajar) |
 | Ane sekarang tinggal di Jawa tengah |
 | assalamualaikum erfani emang nya kerja disini ya?? |
 |  |  | Link Iqro Club Ungaran | |
  |
| |